Pertumbuhan pusat pertokoan yang begitu pesat tak menyisakan lahan lagi untuk ruang rekreasi publik.
Ami warga perumahan Papanmas Tambun ini
lebih memilih mengisi waktu luangnya bersama suami dan ketiga anaknya
untuk berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. ”Anak-anak libur sekolahkan
masih lama, jadi saya manfaatkan jalan-jalan di pusat perbelanjaan,”
kata Ami.
Sama dengan Haryati, warga Kampung
Pedurenan Bekasi Timur ini juga memilih pergi ke pusat belanja bersama
keluarganya. Bukan cuma untuk belanja, tapi lantaran di pusat
perbelanjaan dilengkapi fasilitas permainan anak. ”Di sini ada fasilitas
bermain untuk anak juga ada hiburan panggung music,” katanya.
Sementara di Alun-alun, yang menjadi
ruang publik Kota Bekasi rupanya tak ramai dikunjungi warga. Elly
Fatimah, warga Perumahan Durenjaya Bekasi Timur menganggap Alun-alun lah
tempat rekreasi keluarga yang murah meriah. Hanya menurutnya, kondisi
Alun-alun kurang terawatt. ”Sebenarnya alun-alun ini dapat dikembangkan
sebagai salah satu tempat rekreasi keluarga di Kota Bekasi, hanya saja
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti penataan para pedagang,
tempat parkir dan saluran got yang terlihat mampet bahkan banyak
terdapat sampah di dalamnya,” pungkasnya. (gir)